KEPENTINGAN UMUM

Berfikir kedepan untuk kejayaan anak cucu kita

Blok M Terminal Semrawut

Lain dulu lain sekarang, begitulah ungkapan yang sering kita dengar mengenai suatu perubahan. Andaikan perubahan yang dimaksud menjadi lebih baik maka kita patut bersyukur, tetapi apabila perubahan tersebut malah menjadi lebih buruk maka pastilah kita akan sesali.
Itulah yang terjadi dengan termial bus Blok M di Jakarta Selatan. Seingat saya waktu pertama kali diresmikan pada awal tahun 1980-an, terminal Blok M lebih teratur dibandingkan sekarang. Penumpang turun dan masuk dibedakan, yaitu turun di pintu sebelah barat dan turun di pintu sebelah timur. Pasar kaget pun tidak pernah diizinkan untuk membuka lapaknya baik di peron bawah maupun di pintu masuk bus.
Sekarang manajemennya sudah amburadul, ketika kita turun dari bus dan masuk ke peron maka akan disajikan dengan pasar kaget yang semrawut. Tangga naik/turun penumpang pun sudah tidak jelas lagi, semua bebas seperti tidak ada aturan. Yang lebih parah lagi, pagar-pagar besi kokoh yang membatasi jalur bus pun sudah dipotong untuk dibuatkan pintu mobilitas penumpang. Artinya, memang secara disengaja penumpang didorong untuk naik/turun sesuka hatinya.
Ada baiknya pengelola Blok M terminal sekarang membuka kembali blue print pembangunan Blok M terminal. Disitu mungkin masih tersimpan skenario mana pintu khusus penumpang turun dan mana pintu khusus penumpang naik. Juga apakah ada planning untuk menempatkan pasar kaget di peron terminal.
Rasanya malu juga melihat manajemen terminal Blok M yang tidak profesional dan terkesan mengejar untung belaka dari pendapatan sewa pedagang kagetan.

4 Mei 2009 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: